Emang sih, kesannya kok terlalu 'muluk' buat bikin coffeeshop tapi bener deh, usaha ini ternyata booming abis. Banyak coffeeshop ternama di Ibukota Jakarta yang menjamur. Dan rata-rata nih, tempat ini biasanya sering dikunjungi. Kenapa? Kopi sudah menjadi salah satu trend - drink. Dan, rata-rata orang yang sering 'ngopi' gak cuma cowok, tapi cewek juga! Inget, coffeeshop selalu ramai dikunjungi, baik para remaja, orang tua, dan bahkan orang-orang yang memiliki karir yang tetap di kantor mereka. Kenapa? Mungkin mereka gak sekedar minum kopi, tapi cuma untuk cangkruk, kongkow, nongkrong, atau istilah-istilah lain. Nah disini, kita sodorin nih, cara yang baik untuk bikin coffeeshop. Tapi perlu diingat ya, tempatnya harus baik dan strategis. Dan walaupun tamu ternyata lama di tempat kita, jangan diusir! :) hehehe....
Lokasi
Nah, untuk lokasi nih, yang asik sih di area perkantoran. Terlalu mahal sewanya? Jangan kuatir! Kalau rumah anda dekat dengan jalan utama, bukan gak mungkin tuh, bikin coffeeshop di situ! Pokoknya nih, tempatnya harus-kudu-fardhu - enak dan nyaman! Bikin interior design yang minimalis.
Modal
Untuk modal, emang sih relatif besar. Apalagi yang masih butuh 'bimbingan' keuangan dari orang-tua.. hehehe... :D Tapi, kalau untungnya lumayan (dan proposalnya jelas) pasti ortu juga bakalan mendukung kok...Modal yang dibutuhkan sekitar Rp. 17.000.000 (tujuh belas juta rupiah) Gak usah kaget! Gak usah pingsan dulu... lihat nih perincian di bawah ini :
1. Belanja Peralatan (coffeemaker, kulkas, chiller dan lain-lain) = Rp. 7.000.000
2. Renovasi dan sewa tempat = Rp. 10.000.000 (asumsi/tahun)
Perkiraan pengeluaran perbulan nih:
Logistik bulanan = Rp. 1.000.000
Gaji bulanan karyawan @Rp. 750.000 (2 orang) = Rp. 1.500.000
Biaya listrik, air dan telpon = Rp. 800.000
Total = Rp. 3.300.000
Nah, emang sih, keliatannya banyak banget yang dibutuhin.. Tapi lihat nih, keuntungan yang bisa diraih!
Kalau dalam sehari kita bisa jual 40 gelas kopi (harga misalnya @Rp.7500) maka pendapatan dalam sebulan sebesar Rp.8.400.000. Nah dari jumlah itu, tinggal dikurangin dari biaya pengeluaran tiap bulan (Rp.3.300.000) total pendapatan perbulan bisa Rp. 5.100.000 lho! Nah, kalau perhitungan itu tepat, maka dalam 3 bulan, sudah balik modal deh!! :) Menarik kan?
Kalau sudah sukses, jangan lupa sama kita-kita ya! :D hehehe
(sumber: majalah CHIC)
Lokasi
Nah, untuk lokasi nih, yang asik sih di area perkantoran. Terlalu mahal sewanya? Jangan kuatir! Kalau rumah anda dekat dengan jalan utama, bukan gak mungkin tuh, bikin coffeeshop di situ! Pokoknya nih, tempatnya harus-kudu-fardhu - enak dan nyaman! Bikin interior design yang minimalis.
Modal
Untuk modal, emang sih relatif besar. Apalagi yang masih butuh 'bimbingan' keuangan dari orang-tua.. hehehe... :D Tapi, kalau untungnya lumayan (dan proposalnya jelas) pasti ortu juga bakalan mendukung kok...Modal yang dibutuhkan sekitar Rp. 17.000.000 (tujuh belas juta rupiah) Gak usah kaget! Gak usah pingsan dulu... lihat nih perincian di bawah ini :
1. Belanja Peralatan (coffeemaker, kulkas, chiller dan lain-lain) = Rp. 7.000.000
2. Renovasi dan sewa tempat = Rp. 10.000.000 (asumsi/tahun)
Perkiraan pengeluaran perbulan nih:
Logistik bulanan = Rp. 1.000.000
Gaji bulanan karyawan @Rp. 750.000 (2 orang) = Rp. 1.500.000
Biaya listrik, air dan telpon = Rp. 800.000
Total = Rp. 3.300.000
Nah, emang sih, keliatannya banyak banget yang dibutuhin.. Tapi lihat nih, keuntungan yang bisa diraih!
Kalau dalam sehari kita bisa jual 40 gelas kopi (harga misalnya @Rp.7500) maka pendapatan dalam sebulan sebesar Rp.8.400.000. Nah dari jumlah itu, tinggal dikurangin dari biaya pengeluaran tiap bulan (Rp.3.300.000) total pendapatan perbulan bisa Rp. 5.100.000 lho! Nah, kalau perhitungan itu tepat, maka dalam 3 bulan, sudah balik modal deh!! :) Menarik kan?
Kalau sudah sukses, jangan lupa sama kita-kita ya! :D hehehe
(sumber: majalah CHIC)